Salam sejahtera ke atas kamu, wahai, Cinta

Bukan cinta biasa | Source: http://www.flickr.com/photos/shutterbugg73/

Kecantikanmu, nafasku

Kemegahanmu, rela matiku

Dimana adamu, kegembiraanku

Sepanjang hayatku, bahagia hanya denganmu

 

Cintaku pada keindahanmu, dewi

Senyummu berbisa dari mawar berduri

Terhuyung hayang ku dengan jelingan mu, aku longlai

Mabuknya aku bagaikan disawai

 

Kalau ku kucup hujung jarimu

Lebih dari langit dan bumi bertemu

Lebih beruntung dari Sang Raja dan Sang Ratu

 

Gelora hatiku, dendam bibirmu

Belum pernah hatiku sebegini menggaru

Diam hatiku, menatap wajahmu

Ibarat penjara di dalam rambutmu

 

Mulutmu indah, sasaran cariku

Bersama lehermu, penjara hidupku

Berapa lamakah zaman ini terus melepaskan umpannya?

Relanya aku menyeberangi laut, segera sampaian.


Tags: , ,

Posts by Nany J Haron

Admirer of Rumi. Heretic.

Posted on 23 November 2011. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0.

Read more articles posted by Nany J Haron.

Read this first: LB Terms of Use